Senin, 16 Juni 2014

Gunung Lawu 3.265 mdpl, Cemoro Kandang (kesempatan ke-2)

     Akhirnya aku mendapat kesempatan untuk bisa menikmati trek Cemoro Kandang. Setelah keril kami siap angkut, kamipun menuruni Gunung Lawu melewati jalur Cemoro Kandang.

Narsis sebelum jalan pulang
      Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan bunga-bunga liar yang cantik dan tentu saja ada bunga edelweiss yang siap untuk mekar.





     Trek menurun dari puncak ini didominasi oleh padang sabana yang luas. Tak seperti Cemoro Sewu, di trek Cemoro Kandang ini tidak kita temui batu-batu yang tersusun rapi, yang ada adalah jalan setapak tanah yang cukup licin.
Sabana Cemoro Kandang
     Setelah sekitar 1,5 jam kami tiba di Pos IV. Trek Cemoro Kandang ini cukup sulit karena kurangnya penunjuk arah, sehingga pendaki sering sekali tersesat jika salah ambil jalur. Beruntung beberapa teman kami sudah pernah beberapa kai melewati jalur ini sehingga kami tidak tersesat. Trek Cemoro Kandang ini lebih landai jika dibandingkan dengan Cemoro Sewu tetapi agak lebih jauh karena jalurnya memutar.

Pos IV


    Trek Cemoro Kandang yang cukup licin membuatku terjatuh beberapa kali. Tetapi sakit di badan terobati dengan gembira di hati. Setibanya di Pos III kami cukup terkejut melihat keadaan pos yang di dalamnya terdapat banyak sekali sampah berserakan. Sampah-sampah yang kami kumpulkan sepanjang perjalan turun terasa tidak ada apa-apanya dibandingkan sampah-sampah yang sengaja ditinggalkan manusia-manusia tidak bertanggung jawab di dalam pos. Walaupun kami tidak bisa membersihkan sekian banyak sampah di dalam pos tapi paling tidak kami membawa turun sampah kami sendiri dan juga sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan yang kami lewati.

Pos III

     Setibanya di Pos II kami bertemu beberapa pendaki lain yang sedang dalam perjalanan naik. Ada satu kelompok yang sudah kehabisan air. Padahal jalur Cemoro Kandang ini hanya ada satu mata air kecil saja, itupun kering kalau di musim kemarau. Jadi jangan lupa bawa persediaan air yang cukup jika kalian ingin melewati jalur Cemoro Kandang ini.
Pos II
      Setelah Pos I, kaki ini terasa mulai sakit jadi dengan sisa-sisa tenaga akupun menuruni sisa perjalanan dengan berlari. Beberapa kali aku terpeleset dan jatuh tetapi memang itu resikonya asal jangan jatuh di tempat-tempat yang berbahaya. Tetap berhati-hati dan nikmati pendakian. 
     Setelah tiba di base camp Cemoro Kandang kamipun segera mandi dan bersiap-siap untuk pulang ke Salatiga dengan motor. Terima kasih teman-teman akhirnya aku bisa merasakan trek Cemoro Kandang. Dengan pikiran yang fresh dan hati yang riang gembira aku siap menyapa kursi kantor lagi (^_^).


-Veronika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar